• Facebook
  • X
  • Instagram
  • TikTok

TOPNEWS PORTAL

  • SULSEL
  • MAKASSAR
  • SULBAR
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFESTYLE

DPRD Sulsel Temukan Kekurangan Obat di RS, Fadli Ananda Desak Pemprov Lakukan Ini

Avatar AN Latif
AN Latif
Mei 29, 2025
DPRD Sulsel Temukan Kekurangan Obat di RS, Fadli Ananda Desak Pemprov Lakukan Ini

TOPNEWSP.COM, MAKASSAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel menemukan kurangnya obat-obatan di sejumlah rumah sakit milik pemerintah.

Hal tersebut ditemukan saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di beberapa rumah sakit (RS) milik Pemprov Sulsel, Rabu 28 Mei 2025.

Dengan kondisi tersebut bisa mengancam jiwa bagi pasien jika telat tertangani atau tidak mendapatkan obat.

Baca juga:

Sulsel Raih 4 Penghargaan Adinata Syariah 2025, Gubernur Andi Sudirman: Terima Kasih Seluruh Tim

Menyikapi hal itu, Sekretaris Komisi E DPRD Sulsel, dr Fadli Ananda mengusulkan agar Barang dan jasa (Barjas) Provinsi bersiaga di setiap rumah sakit.

“Harus seperti itu (bersiaga di RS). Karena keselamatan pasien adalah yang paling utama,” ujar Fadli Ananda, Kamis, 29 Mei 2025.

Politisi PDIP tersebut mengungkapkan kekhawatirannya atas kebijakan yang terus berubah-ubah, yang dapat berdampak pada terhambatnya pelayanan kesehatan.

“Terlambat sedikit saja sudah berbahaya. Apalagi pengadaan barang di setiap rumah sakit harus dilakukan setiap bulan,” tuturnya.

Baca juga:

Notaris Dilarang Pungut Biaya Tambahan Akta Koperasi Desa Merah Putih di Sulsel, Sekda Jufri Instruksikan Ini

Diketahui, perubahan aturan pengadaan barang rumah sakit pemerintah provinsi—termasuk RS Labuang Baji, RS Haji, RS Dadi, RS Fatimah, RS Pertiwi, serta RS Gigi dan Mulut mengakibatkan terbatasnya stok obat.

Proses yang sebelumnya dilakukan langsung oleh Barjas internal kini dialihkan dari Bappeda ke Barjas Provinsi, sehingga menjadi lebih panjang dan lambat.

Mendapat laporan tentang keterbatasan stok obat akibat kebijakan baru ini, Fadli Ananda dan tim Komisi E DPRD Sulsel melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RS Labuang Baji pada Rabu, 28 Mei 2025.

Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan langsung kondisi di lapangan dan mendesak langkah cepat agar pasien tidak menjadi korban kebijakan yang berubah-ubah, apalagi ini menyangkut nyawa manusia. (*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TOP ARTIKEL

  • Ingin Sejahterakan Guru Non ASN dan Honorer, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Minta Tambahan Anggaran

    Agustus 27, 2025
  • Ini 10 Peran Pemprov Dorong KKS di Sulsel yang Dipaparkan Sekda Jufri Rahman ke Tim Verifikator

    Agustus 27, 2025
  • Disdik Makassar Klaim Tuntaskan SPMB 2025 Tanpa Kendala dengan Aplikasi, Meski Tanpa Dana APBN/APBD

    Agustus 27, 2025
  • Presiden Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala Badan di Istana Negara, Ini Daftarnya

    Agustus 25, 2025
  • Ini Daftar 8 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh yang Resmi Dilantik Presiden Prabowo

    Agustus 25, 2025

TOP Tags

Andi Sudirman Sulaiman dprd makassar Kota makassar munafri arifuddin Wali Kota Makassar

About Us

TOPNEWS PORTAL

Tentang Kami

Kode Etik

Redaksi


Kota Makassar, Sulawesi Selatan
+62859-3522-2004
redaksi.topnewsportal@gmail.com

Latest Articles

  • Ingin Sejahterakan Guru Non ASN dan Honorer, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Minta Tambahan Anggaran

    Ingin Sejahterakan Guru Non ASN dan Honorer, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Minta Tambahan Anggaran

    Agustus 27, 2025
  • Ini 10 Peran Pemprov Dorong KKS di Sulsel yang Dipaparkan Sekda Jufri Rahman ke Tim Verifikator

    Ini 10 Peran Pemprov Dorong KKS di Sulsel yang Dipaparkan Sekda Jufri Rahman ke Tim Verifikator

    Agustus 27, 2025
  • Disdik Makassar Klaim Tuntaskan SPMB 2025 Tanpa Kendala dengan Aplikasi, Meski Tanpa Dana APBN/APBD

    Disdik Makassar Klaim Tuntaskan SPMB 2025 Tanpa Kendala dengan Aplikasi, Meski Tanpa Dana APBN/APBD

    Agustus 27, 2025
  • Instagram
  • TikTok
  • Facebook
  • X

Copyright TopNews Portal | 2025

Scroll to Top