TOPNEWSP.COM, JAKARTA – Palang Merah Indonesia (PMI) mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir bandang di wilayah Sumatera dan Aceh.
Fokus utama saat ini adalah membersihkan material sisa banjir seperti lumpur dan kayu yang masih menimbun pemukiman serta fasilitas publik.
Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla, menyatakan pihaknya mengirimkan bantuan masif berupa 20.000 cangkul, 20.000 sekop, dan 20.000 paket cleaning kit.
Baca juga:
Tak hanya alat manual, PMI juga mengerahkan 41 unit ekskavator mini dan 6 unit ekskavator besar untuk mempercepat proses evakuasi material.
“Ekskavator mini ini sangat krusial karena mobilitasnya tinggi, mampu menjangkau gang sempit dan kawasan padat penduduk yang tidak bisa dimasuki kendaraan besar,” ujar Jusuf Kalla di Jakarta, Selasa 30 Desember 2025.
Seluruh logistik bantuan dijadwalkan bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok pada 3 Januari 2026 menggunakan kapal Kalla Lines.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk mulai membersihkan lingkungan secara mandiri agar aktivitas warga segera kembali normal. (*)



Tinggalkan Balasan