TOPNEWSP. COM, POLEWALI MANDAR–Kegiatan dialog publik bertema Peningkatan Kualitas Perempuan dalam Ranah Politik sukses digelar di Tinambung, Sulawesi Barat. Kegiatan ini menghadirkan Dra. Hj. Jumiati A. Mahmud, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Perempuan Bangsa Sulawesi Barat sekaligus Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sebagai narasumber utama, Minggu (08/02/26).
Dialog publik tersebut bertujuan mendorong peningkatan partisipasi serta kualitas keterlibatan perempuan dalam dunia politik, khususnya di Sulawesi Barat. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan masyarakat dan berlangsung dengan antusiasme tinggi.
Dalam pemaparannya, Dra. Hj. Jumiati A. Mahmud menegaskan pentingnya peran strategis perempuan dalam politik, terutama dalam proses pengambilan keputusan.Ia menekankan bahwa perempuan harus mendapatkan kesempatan yang setara untuk berkiprah dan memimpin di ruang-ruang politik.
“Perempuan memiliki kemampuan yang sama dengan laki-laki dalam memimpin dan mengambil keputusan. Oleh karena itu, perempuan harus diberi ruang dan kesempatan untuk membuktikan kapasitasnya,” ujar Jumiati.
Selain itu, dialog publik ini juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi perempuan dalam dunia politik, sekaligus peluang dan strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas serta partisipasi perempuan dalam pembangunan dan pengambilan kebijakan publik.
Para peserta terlibat aktif dalam sesi diskusi dengan menyampaikan pandangan, masukan, dan gagasan, sehingga kegiatan berlangsung interaktif dan produktif. Jumiati berharap dialog ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat peran perempuan di bidang politik.
“Kami ingin meningkatkan kualitas perempuan dalam politik agar mereka dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah,” tambahnya.
Kegiatan dialog publik ini ditutup dengan komitmen bersama para peserta untuk terus mendorong peningkatan kualitas dan partisipasi perempuan dalam politik serta memperkuat demokrasi demi terwujudnya Sulawesi Barat yang lebih maju dan inklusif.



Tinggalkan Balasan