TOPNEWSP.COM, MAKASSAR — Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan, bergerak cepat merespons keluhan warga dalam reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026.
Legislator Fraksi Nasdem ini menyambangi tiga lokasi berbeda di Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya pada Rabu 11 Februari 2026.
Kehadiran Odhika di tengah masyarakat menjadi wadah bagi warga untuk menyuarakan persoalan menahun yang tak kunjung usai, mulai dari buruknya infrastruktur hingga akses bantuan pemerintah.
Baca juga:
Gerindra Makassar Mulai Panaskan Mesin 2029: Prioritaskan Kader dan Buka Pintu Pengurus Baru
Dalam kunjungannya, Odhika memetakan masalah utama di masing-masing wilayah seperti di Kelurahan Bira (Tamalanrea), warga mengeluhkan buruknya sistem drainase yang memicu genangan air.
Di Kelurahan Bulurokeng (Biringkanaya – Titik 1) Persoalan aktivasi Kartu Indonesia Sehat (KIS) serta tuntutan pemerataan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos).
Sementara di Perumahan Villa Kirana (Biringkanaya – Titik 2), Krisis air bersih, manajemen pengelolaan sampah, dan kebutuhan beasiswa pendidikan.
Baca juga:
Krisis Armada Sampah di Minasa Upa, Andi Suhada Desak Perbaikan Infrastruktur saat Reses
Sebagai Anggota Komisi D yang membidangi Kesejahteraan Rakyat, Odhika menegaskan tidak akan menunda tindak lanjut dari aspirasi tersebut. Ia telah menyiapkan langkah koordinasi dengan SKPD terkait.
Odhika akan mendesak Dinas PU Makassar untuk memprioritaskan perbaikan drainase dan gorong-gorong yang menjadi masalah rutin setiap tahun.
Terkait KIS dan Bansos, ia menekankan perlunya pendataan ulang oleh Dinas Sosial agar bantuan tepat sasaran.
Baca juga:
Ini Hasil Reses Ketiga Anggota DPRD Makassar yang Disampaikan di Rapat Paripurna
Menanggapi krisis air di Villa Kirana, Odhika mengambil langkah instan. “Ini langsung kita tindaki. Kita minta PDAM Makassar segera siapkan air bersihnya,” tegasnya.
Dia bahkan berjanji akan berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan untuk memastikan kuota beasiswa bagi siswa SD dan SMP dapat menyentuh warga yang benar-benar membutuhkan.
“Sebagai wakil rakyat, saya ingin menyelesaikan masalah yang ada dengan cepat dan tepat sasaran. Aspirasi ini tidak boleh hanya didengar, tapi harus direalisasikan,” ujar Odhika.
Reses ini menjadi harapan baru bagi warga di dua kecamatan tersebut. Mengingat banyak persoalan yang dilaporkan merupakan masalah berulang, komitmen Odhika untuk mengawal langsung ke “pintu” dinas terkait diharapkan mampu membawa perubahan nyata di sisa tahun anggaran ini. (*)



Tinggalkan Balasan