TOPNEWSP.COM, MAKASSAR – DPD Nasdem Kota Makassar menunjukkan konsistensinya dalam berbagi. Terutama di sepuluh kedua bulan Ramadan.
Aksi bagi-bagi takjil gratis kini mulai menyisir jalanan protokol di beberapa kecamatan, menyasar para pekerja jalanan dan pengendara yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam dua hari terakhir, fokus pembagian terbagi di dua titik strategis yakni di Kecamatan Makassar tepatnya di Jalan Veteran Utara pada Minggu 1 Maret 2026, menyasar tukang becak dan ojek online.
Baca juga:
NasDem Makassar Tebar Kebaikan di 15 Kecamatan, Bagikan Takjil Gratis Serentak
Sementara di Kecamatan Rappocini, Jalan Letjend Hertasning, Senin 2 Maret 2026, dengan membagikan sekitar 200 paket takjil kepada pengguna jalan.
Ketua DPC Nasdem Kecamatan Makassar, Herman Sas menjelaskan bahwa prioritas utama adalah mereka yang terpaksa berbuka di tengah kemacetan atau saat bekerja.
Senada dengan itu, Ketua DPC Nasdem Rappocini, Syahrir Jarrang, menegaskan seluruh struktur pengurus turun langsung ke lapangan untuk memastikan pembagian berjalan tertib.
Baca juga:
Ramadhan Leadership Camp: Sinergi Forkopimda Kunci Good Governance Sulsel
Ketua Nasdem Makassar, Andi Rachmatika Dewi mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi spontan, melainkan agenda rutin tahunan.
“Kami menjadwalkan pembagian takjil selama 15 hari di 15 kecamatan berbeda. Titiknya ditentukan oleh pengurus kecamatan masing-masing agar lebih menyentuh struktur masyarakat terbawah,” ujar perempuan yang akrab disapa Cicu ini.
Selain berbagi makanan berbuka, Cicu menambahkan bahwa rangkaian agenda Ramadan Nasdem Makassar akan berlanjut pada aksi sosial lainnya, termasuk, kunjungan ke panti asuhan, penyerahan bantuan sembako bagi masyarakat kurang mampu dan doa bersama untuk kelancaran ibadah puasa warga Makassar.
Melalui gerakan ini, Nasdem Makassar berharap pesan solidaritas dan semangat berbagi di bulan berkah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas, sembari memastikan seluruh kader tetap sehat dalam menjalankan tugas kepartaian dan ibadah. (*)



Tinggalkan Balasan