TOPNEWSP.COM, PINRANG – Proyek strategis penanganan jalan di Sulawesi Selatan (Sulsel) menunjukkan tren positif yang signifikan.
Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan melaporkan bahwa progres pekerjaan pada Paket 3 kini telah mencapai 7,97%, melampaui target awal yang hanya dipatok sebesar 2,83%.
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga, Muhammad Rosyadi, mengungkapkan bahwa percepatan ini mencakup berbagai item pekerjaan krusial seperti pengaspalan (AC-BC dan AC-WC), penghamparan lapis pondasi kelas A, hingga pengecoran bahu jalan di beberapa ruas utama.
Baca juga:
Proyek Jalan Rp383 Miliar Resmi Dimulai, Targetkan Kelancaran Logistik Bone hingga Barru
“Realisasi kami saat ini surplus dibanding rencana. Kami terus berupaya melakukan penutupan lubang dengan campuran aspal panas (hotmix) demi kenyamanan pengguna jalan,” ujar Rosyadi, Sabtu (28/3/2026).
Perbaikan infrastruktur ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan napas baru bagi aktivitas sosial dan ekonomi warga di Sidrap hingga Pinrang.
Nardia, seorang guru Wali Kelas di SDN 6 Macorawalie, mengaku sangat bersyukur. Baginya, jalan yang mulus adalah bentuk dukungan nyata bagi dunia pendidikan.
Baca juga:
“Dulu hambatan kami adalah jalan berlubang. Sekarang, perjalanan ke sekolah jauh lebih aman dan nyaman bagi guru maupun siswa,” ungkapnya saat ditemui di Kelurahan Kadidi.
Senada dengan Nardia, Daud, seorang petani dari Desa Padaloang, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Ia menyebut akses jalan yang layak adalah impian warga desa yang baru terwujud setelah puluhan tahun.
“Baru kali ini benar-benar diperbaiki setelah puluhan tahun rusak. Sekarang perputaran ekonomi lancar, distribusi hasil tani kami tidak lagi terkendala,” kata Daud dengan penuh syukur.
Baca juga:
Target Rampung 2026
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan penyelesaian proyek ini secara bertahap mulai April hingga Desember 2026.
Fokus utama pembangunan ini adalah menciptakan konektivitas antarwilayah yang kuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di seluruh pelosok Sulawesi Selatan.
Dengan progres yang melampaui target saat ini, optimisme warga terhadap hadirnya akses jalan yang berkualitas kian meningkat. (*)



Tinggalkan Balasan