• Facebook
  • X
  • Instagram
  • TikTok

TOPNEWS PORTAL

  • SULSEL
  • MAKASSAR
  • SULBAR
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFESTYLE

DPRD Wajo dan Pinrang Cari Strategi Bersama Hadapi Pemotongan Dana Transfer Daerah

Avatar AN Latif
AN Latif
November 5, 2025
DPRD Wajo dan Pinrang Cari Strategi Bersama Hadapi Pemotongan Dana Transfer Daerah

TOPNEWSP.COM, WAJO – Isu pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh Pemerintah Pusat menjadi topik utama dalam kunjungan kerja Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Pinrang ke DPRD Kabupaten Wajo, Rabu 5 November 2025.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Ketua DPRD Wajo ini menjadi forum konsultasi bagi kedua daerah untuk mencari strategi bersama dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Rombongan DPRD Pinrang, yang dipimpin oleh Hastan Mattanette dan diterima oleh Anggota DPRD Wajo, Sudirman Meru.

Baca juga: Terima Aduan Pungli Retribusi Pasar Sempange Tanasitolo, Komisi II DPRD Wajo Temukan Fakta Ini saat Turun ke Lapangan

Hastan Mattanette (Golkar) menjelaskan bahwa kunjungan ini didasari oleh kebutuhan mendesak untuk bertukar pikiran mengenai dampak pemotongan dana TKD yang signifikan.

“Sebelum kami membahas Ranperda APBD 2026, kami ingin berkonsultasi dengan daerah lain mengenai langkah-langkah menghadapi pemotongan dana TKD oleh Pemerintah Pusat. Di Kabupaten Pinrang, nilai dana TKD yang dipotong mencapai sekitar Rp231 miliar,” ungkap Hastan, menunjukkan besarnya tantangan fiskal yang dihadapi Pinrang.

Menanggapi tantangan tersebut, Sudirman Meru (PAN) menjelaskan bahwa DPRD Wajo bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) juga tengah bergerak cepat untuk melakukan penyesuaian.

Baca juga: Rapat Paripurna, Bupati Andi Rosman Serahkan Ranperda APBD 2026 Wajo ke DPRD

“Kami memahami tantangan yang dihadapi semua daerah akibat pemotongan TKD ini. Karena itu, kami bersama TAPD berupaya menyesuaikan dokumen perencanaan dan matriks anggaran setiap OPD agar tetap realistis dan efektif,” katanya.

Penyesuaian ini penting dilakukan agar rancangan APBD 2026 Kabupaten Wajo tetap sejalan dengan kondisi fiskal terkini tanpa mengganggu program prioritas yang sudah direncanakan.

Pertemuan ini diakhiri dengan diskusi intensif dan pertukaran informasi mengenai strategi pengelolaan keuangan daerah di tengah keterbatasan fiskal. (humasdprd)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TOP ARTIKEL

  • Perkuat Silaturahmi, Rahman Pina Gelar Buka Puasa Bersama di Rujab Wakil Ketua DPRD Sulsel

    Februari 28, 2026
  • Kota Makassar Mulai Terendam Banjir, Tim SAR Gabungan Sigap Evakuasi Korban di Sejumlah Titik

    Februari 25, 2026
  • Kejati Sulsel Tegaskan Inovasi Daerah dan Diskresi Anggaran Dilindungi Undang-Undang

    Februari 25, 2026
  • NasDem Makassar Tebar Kebaikan di 15 Kecamatan, Bagikan Takjil Gratis Serentak

    Februari 25, 2026
  • Andi Ridwan Wittiri Buktikan Komitmen Tanpa Sekat di Bantaeng, Lampaui Rp100 Miliar

    Februari 25, 2026

TOP Tags

Andi Sudirman Sulaiman dprd makassar Gubernur Sulsel kabupaten wajo Kota makassar

About Us

TOPNEWS PORTAL

Tentang Kami

Kode Etik

Redaksi


Kota Makassar, Sulawesi Selatan
+62859-3522-2004
redaksi.topnewsportal@gmail.com

Latest Articles

  • Perkuat Silaturahmi, Rahman Pina Gelar Buka Puasa Bersama di Rujab Wakil Ketua DPRD Sulsel

    Perkuat Silaturahmi, Rahman Pina Gelar Buka Puasa Bersama di Rujab Wakil Ketua DPRD Sulsel

    Februari 28, 2026
  • Kota Makassar Mulai Terendam Banjir, Tim SAR Gabungan Sigap Evakuasi Korban di Sejumlah Titik

    Kota Makassar Mulai Terendam Banjir, Tim SAR Gabungan Sigap Evakuasi Korban di Sejumlah Titik

    Februari 25, 2026
  • Kejati Sulsel Tegaskan Inovasi Daerah dan Diskresi Anggaran Dilindungi Undang-Undang

    Kejati Sulsel Tegaskan Inovasi Daerah dan Diskresi Anggaran Dilindungi Undang-Undang

    Februari 25, 2026
  • Instagram
  • TikTok
  • Facebook
  • X

Copyright TopNews Portal | 2025

Scroll to Top