TOPNEWSP.COM, JAKARTA– PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI membuktikan komitmen kemanusiaannya melalui kerja sama strategis dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
KM Egon resmi dilepas dari Pelabuhan Tanjung Priok untuk mengemban misi khusus mengantar 237 personel bantuan POLRI guna menangani bencana banjir dan longsor di Sumatera, pada Selasa 16 Desember 2025 malam.
Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, menegaskan bahwa penugasan KM Egon kali ini merupakan langkah luar biasa karena kapal tersebut dialihkan dari rute regulernya demi percepatan pemulihan bencana.
Baca juga:
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Penanganan Bencana hingga Bermalam di Aceh: Ini Penekanannya
Penugasan khusus ini bertujuan untuk mempercepat penanganan banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
“Kami menggunakan armada kapal yang menjangkau banyak pulau untuk mendukung misi kemanusiaan ini,” ujar Tri Andayani.
KM Egon dijadwalkan akan langsung bersandar di tiga lokasi terdampak untuk menurunkan bantuan guna mempercepat proses pemulihan di lapangan.
Baca juga:
Selain personel, kapal ini mengangkut 64 unit kendaraan operasional serta lebih dari 8.500 ton logistik dan obat-obatan.
Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops), Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran, mengapresiasi gerak cepat PELNI.
Menurutnya, dukungan transportasi laut ini sangat krusial untuk memastikan bantuan sampai ke titik terdalam di Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Aceh secara efektif. (*)



Tinggalkan Balasan