TOPNEWSP.COM, MAKASSAR – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Provinsi Sulawesi Selatan sukses menyabet kualifikasi “Informatif” dalam ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025.
Dengan skor tinggi mencapai 90,59, Diskominfo SP dinilai berhasil menjalankan amanat keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam acara yang digelar oleh Komisi Informasi (KI) Sulawesi Selatan di Kantor Gubernur Sulsel, Senin 22 Desember 2025.
Baca juga:
Mudik Gratis Nataru: Pemprov Sulsel Siapkan 7 Armada Bus, Ini Kuota Penumpang
Sekretaris Diskominfo SP Sulsel, Sultan Rakib, menyatakan bahwa capaian ini adalah buah dari konsistensi seluruh jajaran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokume inintasi (PPID).
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang menopang, mulai dari PPID pelaksana hingga bidang teknis di sekretariat. Capaian ini adalah kerja bersama,” ungkap Sultan.
Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Sulsel, Astina Abbas, yang hadir pada penganugerahan itu menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kualitas layanan informasi publik.
Baca juga:
Peringatan Hari Bela Negara ke-77 di Sulsel: Sekda Jufri Rahman Bacakan Pesan Presiden Prabowo
Astina mengapresiasi badan publik yang berhasil meraih predikat informatif, termasuk Diskominfo SP Sulsel. Ia berharap pencapaian ini menjadi inspirasi bagi organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemerintah kabupaten/kota lainnya.
“Pemprov Sulsel berkomitmen terus mendorong penguatan peran PPID dan pemanfaatan teknologi agar layanan informasi semakin mudah diakses dan berkualitas bagi masyarakat,” ujar Astina mewakili Wakil Gubernur Sulsel.
Sulsel 3 Kali Predikat Informatif
Diketahui, Pada tahun 2025, Sulsel tercatat sebagai satu-satunya provinsi di Pulau Sulawesi yang berhasil meraih predikat “Informatif” pada Monitoring dan Evaluasi (Monev) tingkat nasional oleh Komisi Informasi Pusat.
Baca juga:
Pemprov Sulsel Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di 24 Kabupaten/Kota, Begini Sambutan Warga
Ketua Komisi Informasi Sulsel, Fauziah Erwin, menjelaskan bahwa penilaian tahun ini tidak hanya fokus pada sisi administratif, tetapi juga pada hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat dan tidak menyesatkan.
Prestasi ini melengkapi tren positif Sulawesi Selatan yang telah meraih predikat tertinggi tersebut sebanyak tiga kali, yakni pada tahun 2022, 2024, dan 2025.
Meskipun pertumbuhan badan publik yang informatif di tingkat daerah dinilai masih cukup lambat dalam lima tahun terakhir, capaian di level provinsi ini menjadi sinyal kuat keseriusan Sulsel dalam transparansi publik. (*)



Tinggalkan Balasan