TOPNEWSP.COM, PAREPARE – Di bawah nahkoda Prof Dr Hannani, IAIN Parepare mengalami transformasi besar dalam aspek kapasitas akademik.
Dalam empat tahun terakhir, kebijakan percepatan studi lanjut dan kenaikan jabatan fungsional dosen menjadi mesin penggerak utama kampus ini meraih Akreditasi Institusi Unggul.
Peningkatan jumlah doktor dan guru besar secara signifikan diklaim menjadi kunci utama penguatan riset dan reputasi nasional institusi.
Baca juga:
Kembali Maju di Pilrek IAIN Parepare, Prof Hannani Targetkan Program S3 dan Perkuat Predikat Unggul
Prof Hannani menegaskan bahwa investasi pada SDM adalah langkah jangka panjang. “Kampus unggul harus ditopang oleh dosen yang berkualitas dan adaptif terhadap perubahan,” tuturnya.
Dampaknya kini dirasakan langsung pada meningkatnya produktivitas riset serta kepercayaan publik terhadap kualitas pembelajaran di IAIN Parepare.
Tak hanya fokus pada tenaga pendidik, IAIN Parepare di bawah kepemimpinan Prof Hannani juga melakukan perombakan besar-besaran pada sektor tenaga kependidikan. Penguatan tata kelola kepegawaian kini berbasis pada manajemen kinerja yang transparan dan layanan digital.
Baca juga:
Dobrak Tradisi, Islamul Haq Jadi Simbol Regenerasi di Pilrek IAIN Parepare, Ini Rekam Jejaknya
Langkah ini diambil untuk menciptakan budaya kerja yang akuntabel di lingkungan kampus. Dengan peningkatan kompetensi melalui sertifikasi profesional, tenaga kependidikan IAIN Parepare kini didorong untuk bekerja lebih inklusif dan inovatif.
Reformasi birokrasi internal ini diakui menjadi fondasi penting dalam mendukung capaian Akreditasi Unggul yang baru saja diraih oleh kampus hijau tersebut.
Prof Hannani menyebut bahwa pencapaian strategis kampus selama empat tahun terakhir adalah hasil kerja kolektif seluruh civitas academica.
Baca juga:
Pascasarjana IAIN Parepare -Zhejiang LIXI Tiongkok Teken Kerja Sama bidang Akademik dan Pariwisata
Fokus pada pengembangan integritas dan kualitas dosen serta staf menjadi prioritas utama untuk menjawab tantangan zaman.
Ke depan, IAIN Parepare berkomitmen untuk tidak sekadar mempertahankan akreditasi, tetapi terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan bermutu berkelanjutan.
“SDM yang berkualitas adalah investasi terbaik untuk masa depan institusi,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan