TOPNEWSP.COM, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan melalui Dinas Sosial menyerahkan bantuan alat bantu kesehatan kepada 15 penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Rabu 28 Januari 2026.
Bantuan ini menyasar penerima manfaat yang tergabung dalam Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) asal Kabupaten Jeneponto, Sinjai, Soppeng, hingga Kota Palopo.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, yang menyerahkan langsung bantuan tersebut secara simbolis, menekankan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkarya.
Baca juga:
Sekprov Jufri Rahman Tekankan Silaturahmi dan Gagasan di Temu Kangen Alumni APDN 1988-1991
“Jangan merasa itu kekurangan, tapi jadikan itu kelebihan yang diberikan Allah. Mereka memiliki potensi besar jika diarahkan dengan tepat,” ujar Jufri memberikan motivasi kepada para penerima.
Dalam kegiatan yang juga melibatkan Tim Penggerak PKK Sulsel ini, Jufri mendorong Dinas Sosial untuk terus memperkuat akurasi data penyandang disabilitas. Tujuannya agar kebijakan pemerintah lebih tepat sasaran dan membuka ruang bagi pihak lain yang ingin ikut berkontribusi dalam aksi sosial.
Jenis bantuan yang diserahkan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing individu, meliputi protese (kaki palsu), kursi roda dan tongkat, alat bantu dengar dan tongkat netra.
Baca juga:
Amiruddin, seorang warga asal Jeneponto yang menerima kaki palsu, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya. “Saya sangat bahagia. Terima kasih kepada Dinas Sosial dan Bapak Gubernur atas perhatiannya,” ucapnya penuh syukur.
Kepala Dinas Sosial Sulsel, Abd. Malik Faisal, menyatakan bahwa program ini adalah bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Bukan sekadar memberi barang, bantuan ini bertujuan mengurangi ketimpangan sosial dan mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif sesuai target Sustainable Development Goals (SDGs).
Dengan adanya alat bantu ini, diharapkan para penyandang disabilitas di Sulawesi Selatan tidak lagi terhambat dalam beraktivitas, namun justru mampu menjadi pribadi yang lebih produktif dan mandiri dalam kehidupan bermasyarakat. (*)



Tinggalkan Balasan