TOPNEWSP.COM, BANTAENG– Politisi PDI Perjuangan, Andi Ridwan Wittiri (ARW), menutup rangkaian kunjungan kerjanya di wilayah selatan Sulsel dengan sebuah catatan manis di Kabupaten Bantaeng, Rabu 25 Februari 2026.
Pertemuan yang berlangsung di Hotel Kirei tersebut menjadi ajang pembuktian bahwa pengabdian politik tidak melulu soal hitung-hitungan suara.
Bukan sekadar kunjungan seremonial, kehadiran ARW membawa kabar baik mengenai realisasi aspirasi masyarakat.
Baca juga:
PDIP Sulsel Gelar Maulid Nabi, ARW Ajak Kader Teladani Akhlak Rasulullah
Ketua DPC PDI Perjuangan Bantaeng, Andi Mappatoba, mengungkapkan bahwa total bantuan yang dikawal ARW untuk Bumi Tanadoang kini telah menembus angka Rp100 miliar.
Angka fantastis tersebut tidak hanya diam di atas kertas, melainkan telah menjelma menjadi instrumen kesejahteraan warga.
Bantuan tersebut antara lain sektor pertanian (pengadaan alat dan mesin pertanian (Alsintan) modern. Pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS). Mesin perahu berbahan bakar gas untuk meringankan beban nelayan dan Program Sambungan Baru Listrik (PSBL) bagi lebih dari 800 kepala keluarga.
Baca juga:
Idul Adha, PDIP Sulsel Kembali Berkurban Ratusan Ekor Sapi, Ini Kata Ketua ARW
“Pak Ridwan ini luar biasa. Meskipun suara Beliau di Bantaeng tidak sebanyak di daerah lain, tapi perhatiannya nyata. Beliau bekerja untuk semua rakyat tanpa membeda-bedakan,” ujar Harun, warga Pajukukang yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Di sela-sela dialog, ARW yang didampingi sejumlah elit DPD PDI Perjuangan Sulsel seperti Risfayanti Muin dan Alimuddin, juga menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI.
Dia mengingatkan bahwa posisi Bantaeng sebagai kota transit yang majemuk adalah modal sosial yang besar.
Baca juga:
Kasus Suap, Hasto Mengaku Terima Ancaman Jadi Tersangka Jika PDIP Pecat Jokowi
“Bantaeng adalah simpul harmoni. Banyak pendatang singgah di sini, dan keramahtamahan warga adalah wujud nyata dari nilai Pancasila. Mari kita jaga suasana nyaman ini,” pesan ARW.
Acara yang berlangsung interaktif ini ditutup dengan komitmen ARW untuk terus mengawal program-program pro-rakyat. Baginya, pembangunan di Bantaeng adalah bagian dari tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat di Senayan, terlepas dari peta politik yang ada. (*)



Tinggalkan Balasan