TOPNEWSP.COM, BONE — Operasi pencarian terhadap Saide (72), warga Desa Ujung Tanah, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, akhirnya membuahkan hasil.
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi tak bernyawa pada Sabtu 6 Juni 2026 pagi, setelah sempat dinyatakan hilang terseret arus sungai selama dua hari.
Jasad lansia tersebut ditemukan sekitar pukul 09.00 Wita, mengapung sejauh 2 kilometer dari lokasi awal tempatnya dilaporkan hilang di Sungai Desa Bulu Tanah, Kecamatan Kajuara.
Baca juga:
Lansia 72 Tahun di Bone Hilang Terseret Air Bah Saat Pulang Sawah, Tim SAR Dikerahkan
Peristiwa nahas ini bermula pada Kamis 4 Juni 2026 sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu, korban dalam perjalanan pulang dari sawah dan berniat menyeberangi sungai.
Namun secara tiba-tiba, debit air sungai meningkat drastis akibat luapan air kiriman dari wilayah pegunungan. Korban yang tak sempat menyelamatkan diri diduga kuat langsung terseret arus yang deras.
Pihak Basarnas Kelas A Makassar sendiri baru menerima laporan resmi dari Kepala Desa Ujung Tanah pada Jumat 5 Juni 2026 siang, dan langsung mengerahkan personel ke lokasi.
Baca juga:
Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Walanae Wajo Juga Ditemukan Tewas, Operasi SAR Resmi Ditutup
“Pencarian hari kedua kami maksimalkan dengan membagi personel ke beberapa Search and Rescue Unit (SRU). Kami menggunakan perahu karet, penyisiran jalur darat, hingga pemantauan udara menggunakan drone,” ujar Komandan Tim Pos SAR Bone, Masrur.
Upaya tak kenal lelah tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Sabtu pagi. Setelah ditemukan, tim gabungan langsung mengevakuasi jenazah korban untuk diserahkan kepada pihak keluarga agar bisa segera dimakamkan.
Dengan ditemukannya jasad korban, Tim SAR Gabungan langsung menggelar debriefing untuk menyudahi jalannya operasi kemanusiaan ini.
Baca juga:
Lansia 70 Tahun Hanyut di Irigasi Wajo, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian hingga Sungai Walanae
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kami nyatakan selesai dan ditutup. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah bahu-membahu membantu selama proses pencarian,” pungkas Masrur.
Adapun operasi penyelamatan ini melibatkan kolaborasi dari berbagai pihak, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Bone, SAR Brimob, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kajuara, BPBD Bone, Satpol PP Bone dan warga masyarakat setempat. (*)



Tinggalkan Balasan