TOPNEWSP.COM, MAKASSAR — Jarak dan waktu terbukti bukan penghalang bagi ikatan persaudaraan alumni SMA Negeri 2 (SMADA) Angkatan 1986 Makassar.
Menandai perjalanan empat dekade pasca-kelulusan, ratusan alumni yang kini tersebar di berbagai penjuru Indonesia pulang kampung untuk menggelar reuni akbar selama dua hari penuh, 6–7 Juni 2026.
Rangkaian acara bertajuk “Make Ever40ne Happy” ini berlangsung meriah, memadukan pesona wisata bahari Makassar, aksi sosial-kesehatan, hingga agenda formal reorganisasi kepengurusan.
Baca juga:
Songsong 4 Dekade Kelulusan, 161 Alumni Smada 86 Siap Meriahkan TSN 2 di Makassar
Kemeriahan dimulai pada Jumat 6 Junu 2026, Sebanyak 108 alumni SMADA 86 berkumpul di atas dek Kapal Phinisi tradisional untuk menyusuri kawasan perairan ikonik Makassar, mulai dari Pantai Losari, Pulau Lae-Lae, hingga kawasan Center Point of Indonesia (CPI).
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IKA SMADA Makassar yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur BULOG, Mayjen (P) dr Marga Taufiq, didampingi Sekjen Bro Rauf dan Wasekjen Bro Fikri.
Dalam sambutannya, Marga Taufiq mengingatkan pentingnya tiga pilar pengabdian bagi setiap alumni.
“Dedikasi kita harus tertuju pada tiga hal utama: pengabdian untuk almamater, untuk masyarakat luas, dan pengabdian bagi sesama alumni,” tegasnya.
Baca juga:
Dia juga memberikan apresiasi khusus kepada Angkatan 86 yang selama ini dikenal sangat kompak, termasuk keberhasilan mereka menjadi kontingen terbesar dalam ajang Tudang Sipulung Nasional II serta menyabet gelar juara dalam Karnaval Antar-Angkatan.
Malam pertama ini ditutup dengan syahdu lewat peluncuran kembang api yang mempercantik langit Teluk Makassar.
Birukan CFD dan Regenerasi
Keesokan harinya, Sabtu 7 Junu 2026 pagi, energi alumni SMADA 86 berpindah ke daratan. Mereka dipercaya menjadi motor penggerak agenda Car Free Day (CFD) SMADA Makassar di sepanjang Jalan Jend. Sudirman.
Sekitar 300 alumni dari lintas angkatan bersama keluarga turut memadati jalanan untuk mengikuti jalan sehat dan senam pagi bersama.
Baca juga:
Bukan Sekadar Nostalgia, Reuni Akbar SMADA Makassar Jilid II Bakal Gelar Aksi Sosial Besar-besaran
Usai berkeringat sehat, agenda berlanjut ke ranah organisasi. Melalui musyawarah yang digelar secara kekeluargaan di salah satu warung kopi di bilangan Jl. Sudirman, forum secara aklamasi menetapkan nahkoda baru untuk periode 2026–2030.
Pada pemilihan kali ini, Rudy Pieter Goni kembali dipercaya menjabat ketua didampingi Amran Tjoneng sebagai sekretaris dan bendahara dipercayakan kepada Ritawati Rifai.
Trio formatur ini diamanahkan untuk segera menyusun struktur kepengurusan lengkap guna menjalankan roda organisasi empat tahun ke depan.
Baca juga:
Wali Kota Makassar Sambut Silaturahmi IKA SMADA, Ajak Alumni Sinergi Bangun Kota
Ketua IKA SMADA 86 terpilih, Rudy Pieter Goni menegaskan bahwa esensi dari perayaan 4 dekade ini adalah kebahagiaan bersama. “Kebersamaan adalah fondasi utama yang menguatkan persaudaraan kami di SMADA 86 Makassar. Sesuai tema, tujuan kami adalah membuat semua orang bahagia,” ungkapnya.
Nuansa nostalgia kali ini terasa sangat kuat karena dihadiri oleh alumni yang rela terbang dari berbagai wilayah di Indonesia, seperti dari Kalimantan, Jawa Tengah, NTB, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Barat, hingga pelosok Sulawesi Selatan.
Beberapa tokoh penting yang juga merupakan alumni SMADA 86 turut hadir melepas rindu, di antaranya, dr. Fahmi (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah), Evi Aprilianti (Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar), Iin Yusuf Majid (Pegiat seni dan budaya Sulawesi Selatan) Dr. Rudy Tabri.
Perayaan empat dekade ini menjadi bukti nyata bahwa meski waktu telah berlalu 40 tahun dan masing-masing alumni telah menempuh jalur profesi yang berbeda, ruang dan waktu tidak pernah mampu memutus garis persaudaraan SMADA 86 Makassar.
Di laut, di jalanan, hingga di forum musyawarah, mereka tetap berada dalam satu barisan yang solid. (*)



Tinggalkan Balasan