TOPNEWSP.COM, AMERIKA – Semifinal Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Argentina vs Inggris. Rivalitas kedua negara adalah salah satu perseteruan klasik paling membara dalam sejarah sepak bola dunia.
Duel antara Timnas Argentina (Albiceleste) dan Timnas Inggris (Three Lions) tidak hanya menyajikan adu taktik di lapangan hijau, melainkan drama emosional, dendam sejarah, hingga balutan tensi geopolitik pasca-Perang Falklands (Malvinas) pada tahun 1982.
Dari total 14 pertemuan resmi, Three Lions mencatatkan 6 kemenangan berbanding 3 milik Albiceleste dan imbang 5 kali. Sementara untuk produktivitas Inggris mengemas 21 gol unggul dari Argentina 15 gol.
Baca juga:
10 Pemain Swiss Nyaris Permalukan Messi Cs di Perempatfinal Piala Dunia 2026, Ini Hasil Akhirnya
Meskipun secara statistik angka berpihak pada Three Lions, intensitas pertandingan dan gengsi luar biasa membuat duel ini selalu dipandang seimbang dan sulit diprediksi.
Panggung Piala Dunia adalah tempat di mana rivalitas ini benar-benar hidup dan melahirkan momen-momen ikonik yang abadi dalam sejarah sepak bola. Kedua tim telah bertemu sebanyak 5 kali di ajang Piala Dunia.
Pada Piala Dunia 1966 di Inggris, laga perempat final berlangsung sangat brutal. Kapten Argentina Antonio Rattin dikeluarkan dari lapangan karena dianggap “berkata kasar” oleh wasit asal Jerman, meski Rattin tidak bisa berbahasa Jerman.
Baca juga:
Jelang Semifinal Piala Dunia 2026: Rekor Pertemuan Prancis vs Spanyol, Siapa Paling Jago?
Manajer Inggris saat itu, Alf Ramsey, sangat geram dengan permainan keras Argentina hingga melarang pemainnya bertukar kaos usai laga dan menyebut tim Argentina sebagai “animals” (binatang).
Hanya berselang empat tahun setelah Perang Falklands, kedua tim bertemu di Meksiko. Laga ini sepenuhnya menjadi milik Diego Armando Maradona.
Dia memecah kebuntuan dengan gol melompati kiper Peter Shilton menggunakan tangannya—yang kemudian ia sebut dibantu oleh “Tangan Tuhan”. Hanya berselang empat menit setelahnya, Maradona melewati lima pemain bertahan Inggris dari tengah lapangan untuk mencetak gol solo paling indah sepanjang sejarah Piala Dunia.
Baca juga:
Bungkam Norwegia, Jude Bellingham Antar Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026
Sementara, laga di Saint-Etienne, Prancis ini menyajikan drama luar biasa. Diwarnai gol solo indah Michael Owen yang masih muda, pertandingan berjalan ketat 2-2. Di awal babak kedua, David Beckham mendapatkan kartu merah akibat menendang kaki Diego Simeone yang memprovokasinya.
Inggris yang bermain dengan 10 orang berhasil memaksakan laga hingga babak adu penalti, namun Argentina kembali keluar sebagai pemenang.
Meskipun jarang bertemu dalam beberapa dekade terakhir, sejarah panjang yang sarat dengan intrik, kontroversi, dan kualitas sepak bola tingkat tinggi memastikan bahwa kapan pun Argentina dan Inggris bertemu kembali di lapangan hijau, laga tersebut akan selalu menjadi pusat perhatian dunia.
Kini kedua tim akan kembali dipertemukan dalam laga Semifinal Piala Dunia 2026, dibawa komando Lionel Messi Argentina bertekad mengulang sejarah indah yang diciptakan Maradona, sementara Inggris yang dipimpin Hary Kane berambisi menghadang laju Messi dkk mempertahankan gelar Piala Dunia. (*)
Berikut rekor pertemuan kedua tim:
Pertemuan terakhir di antara kedua tim senior ini tercatat sudah cukup lama berlalu.
Piala Dunia:
1962, Fase Grup, Inggris 3–1 Argentina
1966, Perempat Final, Inggris 1–0 Argentina
1986, Perempat Final, Argentina 2–1 Inggris
1998, Babak 16 Besar, Argentina 2–2 Inggris
(Argentina menang adu penalti 4-3)
2002, Fase Grup, Argentina 0–1 Inggris
12 November 2005 (Persahabatan): Inggris 3–2 Argentina. (*)
Sumber: FIFA dan berbagai sumber



Tinggalkan Balasan