Skip to content
  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • TikTok

TOPNEWS PORTAL

  • SULSEL
  • MAKASSAR
  • SULBAR
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFESTYLE

Framing Medsos Pesanan Kian Marak, Ancam Kepercayaan Publik terhadap Media Mainstream

Avatar AN Latif
AN Latif
Mei 13, 2026
Framing Medsos Pesanan Kian Marak, Ancam Kepercayaan Publik terhadap Media Mainstream

TOPNEWSP.COM, Di tengah derasnya arus informasi digital, media sosial kini bukan hanya menjadi ruang berbagi informasi, tetapi juga arena pembentukan opini yang sering kali tidak sehat.

Fenomena “framing medsos pesanan” semakin marak, yakni praktik membangun narasi tertentu demi kepentingan kelompok atau individu dengan cara menggiring opini publik tanpa dasar fakta yang jelas.

Yang menjadi persoalan serius, banyak penggiat media sosial saat ini dengan mudah mencomot informasi dari berbagai sumber tanpa verifikasi yang memadai.

Baca juga:

Perkuat Ekosistem Media Digital, JMSI Sulsel Dorong Profesionalisme Perusahaan Pers

Potongan video, foto, maupun kutipan dipublikasikan secara sepihak, lalu dikemas dengan narasi provokatif demi mengejar perhatian, popularitas, atau bahkan kepentingan tertentu. Akibatnya, informasi yang beredar sering kali menyesatkan dan tidak sesuai fakta sebenarnya.

Kondisi ini perlahan mengancam kepercayaan masyarakat terhadap media mainstream dan informasi secara umum. Publik menjadi sulit membedakan mana informasi yang telah melalui proses jurnalistik dan mana yang sekadar opini liar di media sosial. Padahal, produk jurnalistik sejatinya lahir dari proses verifikasi, konfirmasi, dan tanggung jawab etik.

Lebih memprihatinkan lagi, framing pesanan di media sosial kerap digunakan untuk menyerang personal, lembaga, maupun pihak tertentu. Narasi dibentuk sedemikian rupa agar menggiring persepsi negatif publik, meski fakta utuhnya belum tentu demikian.

Baca juga:

Ilham Husen Resmi Lantik JMSI Wajo, Begini Harapan Wabup dr Baso yang Jadi Saksi Pelantikan

Jika dibiarkan, budaya informasi semacam ini dapat merusak ruang demokrasi digital dan memicu konflik sosial di tengah masyarakat.

Karena itu, literasi digital menjadi sangat penting. Masyarakat harus lebih kritis dalam menerima informasi dan tidak mudah percaya pada konten yang belum terverifikasi.

Di sisi lain, para penggiat media sosial juga dituntut memiliki tanggung jawab moral agar tidak asal menyebarkan informasi demi kepentingan sesaat.

Baca juga:

Andi Pahlevi Tegaskan Perusahaan di Makassar Harus Tegakkan Keadilan Sosial

Media sosial seharusnya menjadi ruang edukasi dan penyebaran informasi yang sehat, bukan alat propaganda atau penyebar informasi menyesatkan.

Kepercayaan publik adalah hal yang mahal, dan ketika informasi dipermainkan demi kepentingan tertentu, maka yang dirugikan bukan hanya individu atau lembaga, tetapi kualitas demokrasi dan kecerdasan publik secara keseluruhan. (*)

Oleh : Ilham Husen
(Ketua JMSI Sulsel)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TOP ARTIKEL

  • TOP! Kepala BPOM Taruna Ikrar Raih Penghargaan LKPP, Targetkan PKP-BJ Level Strategis dan Unggul

    Agustus 11, 2026
  • Tragedi Drag Race di Kotamobagu Sulut, Total Korban Capai 17 Orang

    Agustus 10, 2026
  • Drag Race di Kotamobagu Sulut Berujung Duka, Mobil Melesat Tabrak Penonton 8 Orang Tewas

    Agustus 10, 2026
  • BRIN Kini Fokus Kembangkan Teknologi Maju, Ini Pemetaan yang Telah Dilakukan

    Agustus 8, 2026
  • POLTEKIS Luwu Utara Segara Terwujud, Bupati Abdullah Rahim Kunjungi Langsung SV UGM, Ini Hasilnya

    Agustus 8, 2026

TOP Tags

Andi Sudirman Sulaiman dprd makassar Gubernur Sulsel kabupaten wajo Kota makassar

About Us

TOPNEWS PORTAL

Tentang Kami

Kode Etik

Redaksi

Kota Makassar, Sulawesi Selatan
+62859-3522-2004
redaksi.topnewsportal@gmail.com

Latest Articles

  • TOP! Kepala BPOM Taruna Ikrar Raih Penghargaan LKPP, Targetkan PKP-BJ Level Strategis dan Unggul

    TOP! Kepala BPOM Taruna Ikrar Raih Penghargaan LKPP, Targetkan PKP-BJ Level Strategis dan Unggul

    Agustus 11, 2026
  • Tragedi Drag Race di Kotamobagu Sulut, Total Korban Capai 17 Orang

    Tragedi Drag Race di Kotamobagu Sulut, Total Korban Capai 17 Orang

    Agustus 10, 2026
  • Drag Race di Kotamobagu Sulut Berujung Duka, Mobil Melesat Tabrak Penonton 8 Orang Tewas

    Drag Race di Kotamobagu Sulut Berujung Duka, Mobil Melesat Tabrak Penonton 8 Orang Tewas

    Agustus 10, 2026

Media Partner

  • Instagram
  • TikTok
  • Facebook
  • X

© 2025 TopNews Portal. All rights reserved.

Scroll to Top