TOPNEWSP.COM, BONE – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 H, Basarnas Makassar mulai tancap gas memastikan keselamatan pemudik di wilayah Sulawesi Selatan.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) kesiapan personel dan alat utama (alutsista) di Kabupaten Bone dan Wajo pada Selasa 17 Maret 2026.
Langkah ini diambil guna menjamin respons cepat (quick response) jika terjadi kondisi darurat di titik-titik paling sibuk selama masa libur panjang.
Baca juga:
Jelang Mudik 2026, Basarnas Makassar Siagakan 138 Personel dan 11 Posko Strategis
Monitoring dilakukan secara menyeluruh di tiga jalur utama yang menjadi urat nadi mobilisasi masyarakat yakni jalur udara, laut dan darat.
Di Jalur Laut pemeriksaan ketat di Pelabuhan Bajoe (Bone) dan Pelabuhan Siwa (Wajo). Fokus utama meliputi kelayakan kapal serta kelengkapan alat navigasi dan keselamatan.
Untuk Jalur Udara pemantauan kesiagaan di Bandar Udara Arung Palakka, Bone. Dan jalur darat Patroli rutin di sepanjang Jalan Trans Sulawesi untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas.
“Kami sedang berada di Pelabuhan Bajoe untuk memeriksa langsung peralatan safety dan navigasi kapal. Ini krusial agar seluruh armada yang beroperasi benar-benar laik dan siap menghadapi lonjakan penumpang,” ujar Andi Sultan.
Baca juga:
Siaga SAR Khusus Lebaran ini tidak hanya sekadar penempatan personel, tetapi juga memastikan seluruh peralatan evakuasi dalam kondisi siap tempur 24 jam.
Dengan tingginya intensitas perjalanan di Jalur Trans Sulawesi dan penyeberangan laut, Basarnas mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. (*)



Tinggalkan Balasan