TOPNEWSP.COM, SELAYAR – Rencana pembangunan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel) memasuki babak baru.
Sebagai bentuk komitmen percepatan, Anggota Komisi I DPR RI, Achmad Daeng Se’re, memboyong sejumlah pejabat utama Markas Besar (Mabes) TNI dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI untuk meninjau langsung kesiapan daerah tersebut.
Kedatangan rombongan legislator Senayan ini disambut langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar di Bandara Aroepala pada Kamis 21 Mei 2026.
Baca juga:
HUT Ke-80 TNI, Prabowo: Kepemimpinan Harus Berdasar Teladan dan Prestasi, Bukan Senioritas
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut konkret dari peninjauan awal yang telah dilakukan pada awal Mei lalu.
Fokus utama dari kunjungan kerja kali ini adalah untuk melakukan verifikasi faktual mengenai kelayakan dan kesiapan lahan yang terletak di Desa Bugaiya, Kecamatan Bontomatene.
“Keberadaan pangkalan TNI AL di Selayar sangat krusial. Posisi geografis Selayar berada di jalur perairan nasional yang sangat strategis, sehingga kehadiran Lanal mutlak diperlukan untuk memperkuat pertahanan negara,” ujar Achmad Daeng Se’re.
Baca juga:
Sorot Eksekusi Lahan di Pettarani, Anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo: Ada yang Tak Lazim
Dia juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan proyek strategis ini di tingkat pusat agar bisa segera terealisasi.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar merespons positif keseriusan pemerintah pusat dan DPR RI untuk pembangunan Lanal di ujung Sulsel itu.
Pihak Pemkab telah menyatakan kesiapannya, baik dari segi penyediaan lahan maupun dukungan teknis lainnya guna menyukseskan pembangunan fasilitas pertahanan ini.
Baca juga:
DPR Percepat Revisi UU Penyiaran, Fokus Lindungi Ruang Digital
Adapun agenda lanjutan dari kunjungan ini meliputi verifikasi lahan demi memastikan aspek hukum dan geografis lahan di Desa Bugaiya.
Selain itu, Koordinasi Lintas Sektor sangat diperlukan demi menyelaraskan visi antara Pemkab, Kemenhan, dan Mabes TNI.
Tidak hanya itu, rombongan dijadwalkan kembali turun ke lapangan bersama Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin untuk meninjau kondisi riil di lapangan.
Politikus Partai NasDem ini menyebutkan, kunjungan kolaboratif ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mempercepat hadirnya pangkalan militer yang tidak hanya akan menjaga kedaulatan laut, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat di kawasan kepulauan tersebut. (*)



Tinggalkan Balasan