TOPNEWSP.COM, MAKASSAR — Mimpi pemuda Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur untuk berkarier di Negeri Sakura kini semakin dekat dan hemat.
Per 15 Juni 2026, Kota Makassar resmi ditunjuk sebagai lokasi baru pelaksanaan Japan Foundation Test for Basic Japanese (JFT-Basic).
Langkah ini menjadi angin segar karena calon pekerja migran tidak perlu lagi terbang ke Pulau Jawa hanya untuk mengikuti ujian sertifikasi bahasa.
Baca juga:
Peluang Tenaga Kerja Asal Sulsel Terbuka di Kuwait Usai Dubes Lena Maryana Temui Wagub Fatmawati
Kehadiran pusat ujian di Makassar dipastikan bakal memangkas biaya akomodasi dan transportasi secara signifikan bagi para pemburu kerja.
Sebagai informasi, JFT-Basic merupakan standar ujian kemampuan bahasa Jepang harian yang krusial. Sertifikat ini menjadi syarat mutlak untuk mengantongi izin tinggal Specified Skilled Worker (SSW) atau Pekerja Berketerampilan Spesifik No.1 yang dibuka oleh Pemerintah Jepang.
Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Ohashi Koichi, menyambut hangat ekspansi lokasi ujian ini. Dia menilai langkah Prometric dan Japan Foundation sangat strategis dalam menjaring potensi besar tersembunyi dari Indonesia Timur.
Baca juga:
Sanksi Hanya Rp100 Ribu, Sekda Sulsel Desak Revisi UU Keselamatan Kerja
“Para calon pekerja muda yang terampil dari wilayah ini akan sangat membantu revitalisasi regional di Jepang, yang saat ini sedang menghadapi tantangan penuaan penduduk dan penurunan angka kelahiran. Kehadiran mereka juga akan mempererat kemitraan strategis Jepang-Indonesia,” ungkap Ohashi.
Apresiasi senada datang dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel, Jayadi Nas. Namun, ia mengingatkan bahwa kemampuan bahasa bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan modal utama keselamatan dan adaptasi budaya kerja.
“Yang paling penting bagi kami adalah seluruh proses penempatan tenaga kerja ini wajib berjalan secara legal,” tegas Jayadi, Rabu (17/6/2026).
Baca juga:
Songsong 4 Dekade Kelulusan, 161 Alumni Smada 86 Siap Meriahkan TSN 2 di Makassar
Jayadi pun berharap, ke depan Makassar tidak hanya menjadi pusat ujian, melainkan juga pusat pelatihan bahasa.
“Makin banyak tahapan persiapan yang bisa diselesaikan di Sulsel, makin ringan beban biaya masyarakat. Kami ingin ekosistem dari pelatihan hingga tes bisa terintegrasi di sini,” tambahnya.
Informasi lengkap mengenai prosedur pendaftaran dan detail lokasi ujian di Makassar dapat diakses langsung melalui laman resmi: Prometric Jepang. (*)



Tinggalkan Balasan