TOPNEWSP.COM, MAKASSAR — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan sukses mempertahankan predikat “Sangat Baik” (BB) dalam evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP).
Berdasarkan penilaian terbaru dari Inspektorat Wilayah II Bawaslu RI, skor Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) Bawaslu Sulsel melonjak dari 70,15 menjadi 75,95.
Penyampaian hasil evaluasi ini digelar secara hibrida di Ruang Sidang Mutmainnah Bawaslu Sulsel dan diikuti jajaran Bawaslu kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan pada Jumat (7 Agustus 2026).
Baca juga:
Bawaslu Sulsel Catat 1.880 Akses Pencegahan, Saiful Jihad Sentil Data Pemilih Nol di Daerah
Penilaian mencakup empat domain utama: perencanaan, pengukuran, pelaporan kinerja, serta evaluasi internal.
Inspektur Wilayah II Bawaslu RI, Irwan M. Saleh, menegaskan bahwa evaluasi AKIP bukan sebatas kejar-kejaran angka, melainkan sarana mendorong pembenahan tata kelola lembaga secara berkelanjutan.
”Hasil penilaian tahun ini menunjukkan peningkatan. Meskipun tidak terlalu signifikan, paling tidak hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi kita semua untuk terus memperbaiki kinerja kelembagaan secara menyeluruh,” kata Irwan.
Baca juga:
Bawaslu Desak KPU Sulsel Buka Ruang Koreksi dan Akses Luas Masyarakat soal Data Pemilih
Kenaikan skor dialami oleh seluruh komponen penilaian: Perencanaan Kinerja: Naik dari 20,10 ke 21,30, lalu Pengukuran Kinerja: Naik dari 21,30 ke 22,30, selanjutnya Pelaporan Kinerja: Naik dari 10,50 ke 12,00, dan Evaluasi Internal: Naik dari 18,25 ke 19,25.
Tim evaluator menilai implementasi dokumen perencanaan Bawaslu Sulsel—mulai dari Rencana Strategis (Renstra), Indikator Kinerja Utama (IKU), hingga Perjanjian Kinerja (Perkin)—sudah selaras dengan standar pusat dan memenuhi kaidah SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).
Pengukuran kinerja juga dinilai konsisten dan direviu berkala oleh Inspektorat melalui Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) 2025.
Baca juga:
Tatap 2029, Ini Strategi Bawaslu Sulsel Tingkatkan Kepercayaan terhadap Pengawas Pemilu
Meski demikian, Bawaslu Sulsel tetap menerima beberapa catatan perbaikan. Rekomendasi tersebut meliputi penyelarasan target kinerja, pendalaman analisis capaian dalam LAKIP, perbandingan capaian dengan target jangka menengah maupun standar nasional, serta peningkatan transparansi publikasi dokumen perencanaan.
Hasil evaluasi ini diproyeksikan menjadi pijakan Bawaslu Sulawesi Selatan dalam mengoptimalkan penggunaan anggaran dan sumber daya secara transparan serta akuntabel di masa mendatang. (*)



Tinggalkan Balasan