TOPNEWSP.COM, GOWA – Operasi pencarian pasangan suami istri (Pasutri) yang hanyut terbawa arus di Sungai Buakkang, Kabupaten Gowa, Sulsel akhirnya membuahkan hasil.
Setelah sehari sebelumnya suami, Kamuddin (58) ditemukan tak bernyawa terlilit jala ikan usai terbawa arus deras Sungai Buakkang yang datang tiba-tiba.
Istri korban Lami Dg Ngugi (57), yang ikut terbawa arus derasnya sungai, namun baru ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sejauh 1 kilometer dari titik pertama setelah tiga hari pencarian, Senin (11/5/2026) pagi.
Baca juga:
Tragis! Pasutri Hanyut Terseret Arus Sungai Buakang Gowa, Suami Ditemukan Tewas Istri Masih Dicari
“Kedua korban pasutri, telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia yang dilaporkan hilang terbawa arus sungai, Sabtu (9/5/2026),” kata Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar.
Tragedi ini bermula pada Sabtu, (9/5/2026). Saat itu, kedua korban sedang menjala ikan di aliran sungai Dusun Kaluarrang. Namun, kondisi cuaca ekstrem di wilayah hulu menyebabkan debit air meningkat secara mendadak.
Luapan air yang tiba-tiba membuat pasangan tersebut tidak sempat menyelamatkan diri dan terseret arus deras. Pencarian dilakukan secara intensif oleh personel gabungan sejak laporan diterima.
Baca juga:
7 Hari Lansia 70 Tahun di Gowa Belum Ditemukan, Operasi SAR Terpaksa Dihentikan
“Dengan ditemukannya korban kedua pagi ini, maka operasi SAR resmi kami nyatakan ditutup. Seluruh korban telah diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Arif Anwar.
Pihak Basarnas memberikan catatan penting bagi warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar bantaran sungai. Mengingat cuaca yang tidak menentu, masyarakat diminta untuk:
Meskipun di lokasi tidak hujan, namun hujan di wilayah pegunungan dapat memicu air bah mendadak. “Tingkatkan kewaspadaan, selalu memantau debit air sebelum memutuskan untuk turun ke sungai,” ungkapnya.
Operasi evakuasi ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI/Polri, BPBD Gowa, hingga relawan dan masyarakat setempat yang bahu-membahu menyisir aliran sungai hingga titik terakhir. (*)



Tinggalkan Balasan