TOPNEWSP.COM, SELAYAR – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar terus mengintensifkan pencarian korban KM Nurul Salsa yang masih hilang di hari ketiga, Jumat (17 Juli 2026).
Bahkan, tim gabungan melaksanakan pencarian dengan membagi area operasi ke dalam dua sektor. Pencarian didukung oleh KN SAR Kamajaya 104 di sektor II, unsur udara Boeing B737-200 dari Lanud Sultan Hasanuddin, serta KRI Marlin 877 yang melakukan penyisiran di sektor I.
Selama operasi berlangsung, tim SAR gabungan sempat menemukan sebuah pelampung yang diduga berasal dari KM Nurul Salsa.
Baca juga:
Namun hingga operasi pencarian dihentikan sementara pada sore hari, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban lainnya.
“Pencarian hari ketiga terdapat temuan dari tim dari KN Sar Kamajaya yang sempat menemukan pelampung, namun tidak dapat diraih karena ombak yang terlalu tinggi. Meski demikian, seluruh informasi yang diperoleh di lapangan akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi pencarian berikutnya,” kata Kepala Kantor Basarnas Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar.
Dia juga menyampaikan bahwa KRI Marlin 877 telah menyelesaikan penugasannya dalam operasi SAR KM Nurul Salsa dan saat ini telah kembali ke perairan Makassar. Selanjutnya, operasi pencarian akan tetap dilanjutkan oleh unsur SAR gabungan yang masih berada di lokasi sesuai rencana operasi.
Baca juga:
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan, termasuk KRI Marlin 877 beserta seluruh personelnya yang telah membantu pelaksanaan operasi pencarian sejak hari pertama. Sinergi antarinstansi menjadi kekuatan utama dalam operasi kemanusiaan ini. Kami akan terus melanjutkan upaya pencarian terhadap 25 korban yang masih belum ditemukan,” tutur Arif.
Pada pencarian hari ketiga masih nihil, namun Basarnas memperbarui data korban kecelakaan kapal KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Rabu, (15 Juli 2026).
Berdasarkan hasil verifikasi lanjutan yang dilakukan bersama keluarga korban, pemerintah setempat, dan instansi terkait, jumlah keseluruhan orang yang berada di atas kapal kini tercatat 78 orang.
Baca juga:
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar: 49 Selamat, 1 Tewas dan 24 Penumpang Hilang
“Dari jumlah tersebut, 52 orang berhasil ditemukan selamat, 1 orang meninggal dunia, dan 25 orang masih dalam pencarian,” ungkapnya.
Basarnas Makassar mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban maupun benda-benda yang diduga berkaitan dengan KM Nurul Salsa agar segera melaporkannya kepada Posko SAR terdekat.
“Seluruh perkembangan operasi akan terus disampaikan secara berkala sesuai hasil pencarian di lapangan,” tandasnya. (*)



Tinggalkan Balasan