Skip to content
  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • TikTok

TOPNEWS PORTAL

  • SULSEL
  • MAKASSAR
  • SULBAR
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • POLITIK
  • MANCANEGARA
  • SPORT
  • LIFESTYLE

Presiden Prabowo Gagas Universitas RI, Taruna Ikrar: Saatnya Indonesia Meniru Jepang dan China

Avatar AN Latif
AN Latif
Juli 29, 2026
Presiden Prabowo Gagas Universitas RI, Taruna Ikrar: Saatnya Indonesia Meniru Jepang dan China

TOPNEWSP.COM, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menggagas pendirian Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai pusat pendidikan strategis untuk mencetak calon pemimpin bangsa.

Bukan hanya itu, juga akan mencetak aparatur negara, pejabat publik, serta sumber daya manusia unggul berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan tersebut.

Baca juga:

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Puji Taruna Ikrar Usai Bawa BPOM Raih WLA dan Perkuat Investasi Biofarmasi Indonesia

Menurut Taruna, pendirian URI merupakan implementasi nyata Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, reformasi birokrasi, serta peningkatan daya saing nasional sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Taruna menegaskan bahwa konsep URI juga selaras dengan gagasan ABG (Academic, Business, Government) yang selama ini ia dorong sebagai model pembangunan nasional berbasis inovasi.

Melalui sinergi erat antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan pemerintah, hasil riset tidak berhenti sebagai publikasi ilmiah, tetapi dihilirisasikan menjadi produk inovasi, teknologi, industri, serta kebijakan publik yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

Baca juga:

Dukung Visi Presiden Prabowo, Taruna Ikrar dan Dudung Abdurachman Sinkronkan Enam Agenda Strategis BPOM

“Presiden Prabowo menempatkan pembangunan manusia sebagai investasi terbesar bangsa. Universitas Republik Indonesia menjadi instrumen strategis untuk melahirkan pemimpin masa depan yang menguasai STEM, memiliki integritas, berkarakter kebangsaan, serta mampu membangun sinergi Academic, Business, dan Government (ABG). Inilah ekosistem yang akan mempercepat inovasi, hilirisasi hasil riset, dan memperkuat daya saing Indonesia,” ujar Taruna Ikrar.

Dia menilai, pendekatan URI yang mengintegrasikan pendidikan kepemimpinan, administrasi publik, dan penguasaan STEM akan memperkuat kapasitas birokrasi nasional sekaligus mempercepat lahirnya inovasi nasional.

Model tersebut mengadopsi praktik terbaik dunia, termasuk sistem pendidikan kepemimpinan publik seperti di Prancis, namun disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan Indonesia.

Baca juga:

Prabowo Perkuat Ekonomi Desa, Taruna Ikrar Siapkan BPOM Kawal Produk Koperasi Merah Putih dari Hulu ke Hilir

Taruna Ikrar menambahkan bahwa pengalaman negara-negara maju membuktikan kemajuan bangsa selalu berawal dari kekuatan universitas sebagai pusat lahirnya ilmu pengetahuan dan inovasi.

Jepang mampu bangkit pasca Perang Dunia II dengan menjadikan perguruan tinggi sebagai motor riset, pengembangan teknologi, dan industrialisasi.

Sementara itu, Tiongkok dalam beberapa dekade terakhir berhasil melompat menjadi kekuatan ekonomi dan teknologi dunia karena menjadikan kampus sebagai pusat pengembangan sains, kecerdasan buatan, bioteknologi, manufaktur maju, serta hilirisasi inovasi yang melahirkan perusahaan-perusahaan global.

Baca juga:

Kunjungi Laboratorium Canggih di Malaysia, Kepala BPOM: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Teknologi Sel dan Gen

Menurut Taruna, Indonesia perlu membangun paradigma yang sama. Universitas Republik Indonesia tidak boleh hanya menjadi institusi pendidikan tinggi, melainkan harus menjadi pusat peradaban (center of civilization), pusat inovasi (center of innovation), pusat riset (center of excellence), sekaligus pusat pencetak pemimpin bangsa (center of leadership).

Dari kampus harus lahir kebijakan berbasis sains, teknologi unggulan, industri nasional yang kompetitif, dan pemimpin yang mampu menjawab tantangan global.

“Negara-negara maju menjadikan universitas sebagai jantung pembangunan nasional. Kampus bukan sekadar tempat belajar, tetapi tempat lahirnya ilmu pengetahuan, inovasi, teknologi, kebijakan publik, hingga pemimpin yang mengubah peradaban.

Baca juga:

Kembali Diundang Universitas Harvard, Kepala BPOM Tegaskan Peran Indonesia dalam Peta Kesehatan Dunia

Karena itu, gagasan Presiden Prabowo mendirikan Universitas Republik Indonesia merupakan investasi strategis jangka panjang yang sejalan dengan Asta Cita sekaligus memperkuat konsep ABG sebagai fondasi transformasi Indonesia menjadi negara maju,” tegas Taruna.

Pemerintah menargetkan pembangunan 10 kampus Universitas Republik Indonesia secara bertahap melalui pendanaan APBN. Kampus pertama direncanakan berdiri di Cikasungka, Bogor Utara, dengan memanfaatkan lahan perkebunan sawit tidak produktif milik PTPN sebagai bentuk optimalisasi aset negara.

URI akan berada di bawah Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan yang mengintegrasikan Sekolah Unggulan Garuda, perguruan tinggi, hingga Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Prof. Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur URI.

Kepemimpinan tersebut diharapkan mampu membangun universitas berkelas dunia yang melahirkan pemimpin berintegritas, inovatif, adaptif, serta memiliki kapasitas global.

Bagi Taruna Ikrar, keberhasilan Indonesia pada 2045 tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi terutama oleh kualitas manusianya.

Karena itu, investasi pada pendidikan unggul, riset, inovasi, dan hilirisasi teknologi melalui Universitas Republik Indonesia merupakan langkah strategis untuk mempercepat terwujudnya Indonesia Emas 2045, sekaligus mewujudkan visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dengan menjadikan kampus sebagai episentrum lahirnya pemimpin, ilmuwan, inovator, dan penggerak pembangunan bangsa. (*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TOP ARTIKEL

  • Presiden Prabowo Gagas Universitas RI, Taruna Ikrar: Saatnya Indonesia Meniru Jepang dan China

    Juli 29, 2026
  • Bawaslu Desak KPU Sulsel Buka Ruang Koreksi dan Akses Luas Masyarakat soal Data Pemilih

    Juli 28, 2026
  • Piala AFF 2026: Debut Manis Mitchell Baker, Indonesia Hajar Kamboja 5-1

    Juli 27, 2026
  • Menegangkan! 6 Mahasiswa KKN Unhas Berhasil Dievakuasi Usai Terjebak di Gunung Goa Kalibbong Alloa Pangkep

    Juli 27, 2026
  • Golkar Sulsel Siapkan Rekrutmen Kader Murni dari Organisasi Pendiri, Ini Penegasan Ilham Arief Sirajuddin

    Juli 26, 2026

TOP Tags

Andi Sudirman Sulaiman dprd makassar Gubernur Sulsel kabupaten wajo Kota makassar

About Us

TOPNEWS PORTAL

Tentang Kami

Kode Etik

Redaksi

Kota Makassar, Sulawesi Selatan
+62859-3522-2004
redaksi.topnewsportal@gmail.com

Latest Articles

  • Presiden Prabowo Gagas Universitas RI, Taruna Ikrar: Saatnya Indonesia Meniru Jepang dan China

    Presiden Prabowo Gagas Universitas RI, Taruna Ikrar: Saatnya Indonesia Meniru Jepang dan China

    Juli 29, 2026
  • Bawaslu Desak KPU Sulsel Buka Ruang Koreksi dan Akses Luas Masyarakat soal Data Pemilih

    Bawaslu Desak KPU Sulsel Buka Ruang Koreksi dan Akses Luas Masyarakat soal Data Pemilih

    Juli 28, 2026
  • Piala AFF 2026: Debut Manis Mitchell Baker, Indonesia Hajar Kamboja 5-1

    Piala AFF 2026: Debut Manis Mitchell Baker, Indonesia Hajar Kamboja 5-1

    Juli 27, 2026

Media Partner

  • Instagram
  • TikTok
  • Facebook
  • X

© 2025 TopNews Portal. All rights reserved.

Scroll to Top