TOPNEWSP.COM, WAJO — Warga Kelurahan Pincengpute, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sulsel menyambut IdulAdha dengan sukacita berkat perhatian khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo menerima bantuan kurban berupa seekor sapi jumbo berbobot 868 kilogram yang disembelih secara gotong royong di Bontouse, Kecamatan Tanasitolo, Rabu (27 Mei 2026).
Prosesi penyembelihan dihadiri langsung oleh Bupati Wajo, Andi Rosman, bersama jajaran pejabat Pemkab Wajo serta warga setempat yang memadati lokasi sejak pagi.
Baca juga:
Peringatan HJW ke-627: Bupati Wajo Tekankan Semangat Yassiwajori dan Pembangunan Infrastruktur
Atas bantuan tersebut, Bupati Andi Rosman menyampaikan ucapan terima kasih mendalam atas perhatian Pemerintah Pusat terhadap masyarakat Kabupaten Wajo di momen bernilai spiritual ini.
“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Wajo, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto. Bantuan sapi kurban ini sangat berarti dan semoga bernilai pahala berlipat ganda di hari yang suci ini,” ungkap Andi Rosman di sela kegiatan.
Andi Rosman memastikan amanah dari Presiden Prabowo disalurkan dengan cepat dan tepat sasaran. Usai proses pemotongan dan pemeriksaan kesehatan daging, paket kurban langsung dibagikan kepada warga yang berhak menerima.
Baca juga:
Tempati Rujab Baru, Bupati Wajo Andi Rosman: Ini Rumah bagi Seluruh Masyarakat
“Amanah ini langsung kami tuntaskan hari ini. Daging kurban segera kami distribusikan agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Di tengah suasana hangat kebersamaan tersebut, Bupati Wajo juga mengajak warganya untuk memetik hikmah mendalam dari peringatan Hari Raya Iduladha. Menurutnya, teladan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengajarkan tentang pentingnya keikhlasan, ketaatan, dan kepedulian sosial.
“Esensi utama Iduladha bukan sekadar ritual pemotongan kurban, melainkan momentum untuk memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT sekaligus mempererat tali silaturahmi sesama manusia. Keteladanan Nabi Ibrahim mengajarkan kita arti keikhlasan tanpa syarat,” tandasnya. (*)



Tinggalkan Balasan