TOPNEWSP.COM, MAKASSAR — Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) memicu perhatian serius dari kalangan legislatif.
Anggota DPRD Sulsel, Haris Abdulrahman, mendesak PT Pertamina Patra Niaga untuk segera mengambil tindakan konkret guna mengatasi kemacetan dan gangguan ekonomi warga akibat fenomena tersebut.
Menurut Politisi PKS Sulsel ini, antrean kendaraan yang mengular hingga ke jalan raya telah memperparah arus lalu lintas dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga:
Instruksi Presiden Prabowo: Harga BBM Tidak Naik Demi Rakyat, Tetap Tenang Jangan Panik
Dia menegaskan agar aparat penegak hukum bersama Pertamina menindak tegas para spekulan atau pelangsir yang sengaja mencari keuntungan di tengah situasi kelangkaan.
“Jika ada oknum yang mencoba memanfaatkan situasi, saya harapkan sadar. Jangan sampai potensi ini menimbulkan kisruh di tengah masyarakat,” tegas Haris di Makassar, Kamis (10/9/2026).
Haris menekankan pentingnya mengetatkan pengawasan distribusi BBM, baik bersubsidi maupun non-subsidi, agar tidak bocor ke sektor industri dan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.
Baca juga:
Tak Ada Kenaikan, Ini Daftar Harga BBM di Semua SPBU Pertamina per 1 April 2026
Menanggapi kondisi tersebut, pihak Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, sebab stok BBM untuk wilayah Sulsel dipastikan dalam kondisi aman.
Sebagai langkah penanganan kemacetan di area kritis, Pertamina telah mengoperasikan 16 SPBU di jalur-jalur utama selama 24 jam penuh. (*)



Tinggalkan Balasan