TOPNEWSP.COM, – Suatu hari, Siti Aminah R.Ah melanjutkan ceritanya tentang keajaiban yang dia rasakan selama mengandung Rasulullah SAW.
Pada suatu malam di Bulan Sya’ban. Suatu makhluk bercahaya tiba-tiba hadir lagi di hadapanku.
Makhluk itu tersenyum kepadaku dan mengucapkan salam. Dia menunjuk kepadaku dan menunjuk kepada janin di dalam rahimku, sambil berkata:
“Mudah-mudahan kedamaian dan kesejahteraan dilimpahkan oleh Allah SWT kepada engkau dan keluargamu.”
Aku gemetar karena ketakutan. Tapi aku beranikan diri untuk bertanya kepadanya. Mungkin dia salah seorang nabi juga seperti Nabi Adam. “Siapakah engkau wahai makhluk bercahaya.”
“Jangan takut wahai Aminah, aku adalah Nabi Idris. Aku datang untuk berkunjung dan mengucapkan selamat kepadamu”
Wahai Aminah, engkau sedang mengandung seorang nabi yang rupawan, seorang rasul yang agung.
Setelah itu dia mengucapkan salam perpisahan kepadaku makhluk bercahaya itu pun sirna dari pandangan mataku.
Pada bulan berikutnya, tepatnya di Bulan Ramadhan. Bulan ketiga kehamilanku. Suatu makhluk yang cahayanya lebih terang, kembali hadir lagi di hadapanku. Makhluk itu memandang tajam dalam kepadaku.
Tragedi Pembantaian Satu Keluarga di Karunrung Makassar Diangkat ke Layar Lebar, Ini Tanggal Mainnya
Makhluk yang bercahaya itu tersenyum ramah kepadaku sambil mengucapkan salam dan selamat.
“Duhai yang terjaga, semoga kedamaian dan kesejahteraan dilimpahkan kepada engkau wahai Aminah. Semoga kedamaian dan kesejahteraan dilimpahkan kepada janin yang ada dalam kandunganmu.”
“Aku kembali bertanya kepada makhluk itu. Siapakah engkau makhluk bercahaya?”
Sebelum makhluk itu hilang dari pandanganku , dia menjawab. Aku adalah Nabi Nuh. Selamat bagimu wahai Aminah.
Dalam kandunganmu engkau membawa serta pemimpin seluruh rasul. Nabi yang dijunjung tinggi dan agung. Semoga Allah yang Maha Rahman melimpahkan kesejahteraan kepadanya.
Itulah kisah bulan kedua dan ketiga yang dialami oleh Sayyidah Aminah RAh ibunda Nabi Muhammad SAW.
Jiwa Nabi Idris As dan Jiwa Nabi Nuh As datang kepadanya dalam bentuk makhluk bercahaya untuk mengucapkan salam sejahtera untuk Baginda Nabi Muhammad SAW yang masih ada dalam kandungannya.
Semoga Salam Sejahtera juga dilimpahkan untuk kita semua umatnya dengan senantiasa menyambungkan jiwa kita dengan Sang Nabi lewat Shalawat kepadanya. Amin… Ya Rabbal Alamin. (*)
Sumber:
bijaksanabijaksini@blogspot.com



Tinggalkan Balasan