TOPNEWSP.COM, MAKASSAR – Korps PMII Putri (KOPRI) PC PMII Kota Makassar menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan Kementerian Agama (Kemenag) RI.
Komitmen ini muncul pasca digelarnya Sekolah Kader KOPRI (SKK) yang menghadirkan narasumber nasional, Farid Saenong, di Makassar baru-baru ini.
Dalam forum tersebut, Farid Saenong yang membawakan materi “KOPRI dan Sinergi Gerakan Multisektoral” membedah keterkaitan erat antara arah perjuangan KOPRI dengan gagasan Kurikulum Cinta yang sedang dikembangkan oleh Kemenag RI.
Baca juga:
Warga Keluhkan Minimnya Penerangan, Anggota DPRD Makassar Rezki Janji Kawal Perbaikan Lampu Jalan
Menurutnya, kedua konsep ini sama-masing berpijak pada nilai kemanusiaan, toleransi, dan komitmen merawat keberagaman.
“Kurikulum Cinta mengajarkan bagaimana kasih sayang dan penghormatan terhadap perbedaan menjadi fondasi berbangsa. Nilai-nilai inilah yang juga hidup dalam gerakan KOPRI,” ujar Farid.
Menanggapi hal itu, Ketua KOPRI PMII Kota Makassar, Misnawati, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor—termasuk dengan Kemenag—sudah menjadi kebutuhan mutlak agar dampak gerakan perempuan bisa semakin luas dan dirasakan masyarakat.
Melalui sinergi ini, KOPRI Makassar berharap dapat memperkuat peran kader perempuan muda sebagai agen perubahan yang inklusif, sekaligus menghadirkan ruang dialog dan pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai kedamaian.
“Ini adalah penguatan strategis bagi kader dalam memetakan posisi KOPRI di tengah isu-isu kontemporer,” ungkapnya.
Baca juga:
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Tegaskan Pancasila Harus Jadi Pedoman Hadapi Perbedaan
KOPRI sebagai organisasi kader harus mampu menerjemahkan isu global tersebut ke dalam gerakan lokal yang nyata.
Adapun tiga Pilar Gerakan KOPRI Masa Depan yakni Peningkatan Kapasitas dengan menguatkan kualitas pemikiran dan keterampilan kader.
Selain itu, Jejaring Multisektoral yang membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak (pemerintah, swasta, dan LSM). Serta tetap teguh pada koridor keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.
Kegiatan ini ditutup dengan komitmen KOPRI Makassar untuk terus melahirkan gerakan perempuan yang progresif dan berorientasi pada kemaslahatan umat. (*)



Tinggalkan Balasan