TOPNEWSP.COM, MAKASSAR – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengaku kaget atas hasil Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026.
Pasalnya, dalam Rapat Pleno Terbuka yang digelar di Kantor KPU Sulsel, Senin (6/7/2026), terdapat laporan nihil atau angka “nol” pada kategori Pemilih Baru dan pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena meninggal dunia di sejumlah kabupaten/kota.
Anggota Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, menilai status nihil tersebut cukup janggal mengingat dinamika kependudukan seperti kelahiran, perpindahan, dan kematian warga terjadi setiap hari.
Baca juga:
Bawaslu Sulsel Gandeng UMI Cetak Mahasiswa Jadi Paralegal Pengawas Pemilu
“Kami meminta KPU memberikan penjelasan terhadap daerah yang menetapkan angka nol untuk kategori pemilih baru maupun pemilih TMS meninggal dunia. Publik perlu memperoleh kepastian bahwa data yang ditetapkan benar-benar menggambarkan kondisi faktual di lapangan,” tegas Saiful.
Menurut Saiful, proses PDPB tidak boleh sekadar menjadi formalitas administratif penggugur kewajiban. Setiap pergeseran angka harus bisa dipertanggungjawabkan agar kualitas dan validitas data pemilih tetap terjaga.
Guna meminimalisasi keraguan, Bawaslu Sulsel mendesak KPU agar bersedia membuka dan menampilkan aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) secara langsung saat rapat pleno berlangsung.
Baca juga:
Bawaslu Sulsel Gembleng Kader P2P Bantaeng, Fokus Cegah Masalah DPT hingga Pencatutan Sipol
Langkah ini dinilai krusial sebagai instrumen transparansi untuk menyandingkan data sistem dengan hasil rekapitulasi manual.
Di akhir penyampaiannya, Bawaslu Sulsel mengingatkan pentingnya mempererat koordinasi antara KPU dan Bawaslu di tingkat kabupaten/kota. Sinergi yang solid di lapangan menjadi kunci utama dalam menyelesaikan temuan data secara cepat dan akurat.
“Tujuan kita sama, yaitu menghadirkan data pemilih yang valid, akurat, mutakhir, dan mampu menjamin hak konstitusional setiap warga negara,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan