TOPNEWSP.COM, MAKASSAR – DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) menegaskan komitmennya mengembalikan pola rekrutmen kader melalui organisasi pendiri dan organisasi yang didirikan Partai Golkar.
Langkah tersebut dinilai menjadi strategi penting untuk memperkuat kaderisasi sekaligus menjaga kesinambungan kepemimpinan partai menghadapi Pemilu 2029.
Komitmen itu disampaikan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) saat memberikan pengarahan pada Rapat Pleno I dan Orientasi PDK Kosgoro 1957 Sulawesi Selatan di Hotel Almadera Makassar, Minggu (26 Juli 2026).
Baca juga:
Pemilihan Ketua Kosgoro 1957 Sulsel Resmi Ditunda, Ini Alasannya
Ilham mengatakan, pascareformasi organisasi-organisasi pendiri Partai Golkar mengalami penurunan peran. Karena itu, kepengurusan baru organisasi seperti Kosgoro 1957 diharapkan menjadi pintu utama lahirnya kader-kader Partai Golkar.
Yang paling penting sekarang kata dia, adalah bagaimana Kosgoro betul-betul mampu mempersiapkan kader-kadernya untuk menjadi batu loncatan masuk di Partai Golkar.
“Kita ingin seluruh rekrutmen kader itu berasal dari organisasi pendiri dan organisasi yang didirikan Partai Golkar,” ujarnya.
Baca juga:
Jelang Musda Golkar Sulsel, Munafri Arifuddin Road Show ke DPD II
Menurut Ilham, kaderisasi harus dilakukan secara sistematis melalui program-program yang nyata dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat, kata dia, menjadi modal utama sebelum seseorang memasuki jenjang politik.
Dia menilai organisasi kemasyarakatan tidak boleh hanya berorientasi pada jabatan politik, tetapi lebih dahulu membangun rekam jejak pengabdian. Dengan demikian, ketika kader mendapat amanah politik, mereka memiliki legitimasi yang lahir dari kerja nyata di tengah masyarakat.
Selain kaderisasi, Ilham juga meminta Kosgoro menjadi garda terdepan dalam pendidikan politik kepada masyarakat. Melalui pendidikan politik yang baik, organisasi diyakini mampu menarik lebih banyak masyarakat untuk bergabung sekaligus menyiapkan kader berkualitas bagi Partai Golkar.
Baca juga:
Hadiri Muskerwil IV PPP, Sekda Jufri Rahman Puji Soliditas Partai dan Titip Dua Pesan Ini
“Kalau Kosgoro mampu memberikan pencerahan politik kepada masyarakat dan menghadirkan pengabdian yang nyata, saya yakin akan semakin banyak masyarakat yang bergabung. Dari situlah kader ditempa sebelum masuk ke Partai Golkar,” katanya.
Ilham juga mengingatkan pentingnya menghadapi perubahan demografi pemilih. Menurutnya, mayoritas pemilih pada Pemilu 2029 berasal dari kalangan milenial, Generasi Z, hingga pemilih pemula sehingga pendekatan organisasi harus lebih terbuka, adaptif terhadap teknologi informasi, serta memberi ruang yang luas bagi generasi muda untuk berkreasi.
Di sisi lain, Ketua PDK Kosgoro 1957 Sulsel Haris Yasin Limpo menyatakan, organisasinya siap menindaklanjuti arahan tersebut melalui penguatan kaderisasi hingga ke daerah.
Dia menegaskan kepengurusan akan diperkuat dengan kombinasi kader senior dan generasi muda agar mampu menjawab tantangan politik ke depan.
“Kami ingin mempersiapkan kader-kader muda yang nantinya siap masuk dalam kontestasi politik. Semua ini dalam rangka pemenangan Partai Golkar pada pemilu yang akan datang,” tandasnya. (*)



Tinggalkan Balasan