TOPNEWSP.COM, MAKASSAR — Bupati Wajo, Andi Rosman menegaskan komitmennya untuk melindungi lahan pertanian produktif dari ancaman alih fungsi yang tidak terkendali.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Wajo, Andi Rosman, saat menghadiri Rapat Koordinasi Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Provinsi Sulawesi Selatan di Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Kamis (9 Juli 2026).
Baca juga:
Kehadiran Bupati Wajo Andi Rosman di HUT Maros ke-67 Curi Perhatian, Ini Alasannya
Wajo dinilai memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian demi kesejahteraan para petani karena merupakan salah satu daerah penopang ketahanan pangan utama di Sulawesi Selatan.
“Insya Allah kami selalu siap bersinergi dan mendukung percepatan penetapan LP2B. Lahan sawah produktif di Wajo harus dijaga agar tetap menjadi penopang produksi pangan nasional dan sumber penghidupan masyarakat,” ujar Andi Rosman di sela-sela acara.
Baca juga:
Bupati Wajo Konsultasi ke Ditjen Dukcapil Kemendagri demi Tingkatkan Kualitas Layanan Adminduk
Rakor ini menjadi ajang koordinasi strategis yang dihadiri oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, serta para kepala daerah se-Sulsel.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Penetapan LP2B oleh Bupati Wajo bersama para bupati/wali kota se-Sulsel sebagai simbol keseriusan daerah dalam menjaga kedaulatan pangan. (*)



Tinggalkan Balasan